Kamis, 20 Juni 2013

Belajar dari lebah madu........


Lebah madu mengajari paling tidak 3 kebijakan untuk menjalani kehidupan. ke 3 hal ini jika kita terapkan dalam kehidupan akan bisa menunjang keselarasan hidup dengan semesta. Inilah cara kehidupan yang tepat.
3 hal yang dilakukan lebah madu:

1. Memilih dalam melakukan sesuatu saat mencari makanan.
Saat lebah madu mencari makanan, ia memilih bunga yang akan menghasilkan madu yang baik. Demikian juga seharusnya kita. Carilah makanan yang bermanfaat bagi jiwa kita. Bukan sekedar bermanfaat bagi kenyamanan badan. Bukan kah aku ini bukan sekedar badan? Aku adalah jiwa yang mulia dan memuliakan. Saat mengkonsumsi makanan pun kita mesti memikirkan, apakah makanan ini menunjang peningkatan evolusi jiwa atau hanya sekedar untuk kenyamanan badan atau lidah.
Keberadaan kita di dunia mesti ada tujuan dan maksudnya. Makan untuk hidup BUKAN hidup untuk makan. Pepatah inilah yang mesti kita ingat. Sehingga saat mencari rejeki atau uang, lakukan dengan cara yang memuliakan jiwa. Istilah kerennya: Menspiritualkan pekerjaan.
Pilihlah pekerjaan yang mampu menunjang evolusi jiwa. Bukan cari pekerjaan yang berakibat kemerosotan jiwa. Hidup adalah berkah ilahi. Syukuri berkah ilahi dengan cara melakukan pekerjaan yang selaras dengan alam semesta.

2. Tidak membunuh bunga saat lebah madu mengisap sari madu dari bunga
Kaitkan dalam mendapatkan atau mencari uang. Sering kali kita melakukan pekerjaan demi memperoleh uang tapi merugikan orang lain. Misalnya, kita dipercaya negara atau perusahaan mengelola sejumlah uang demi pelaksanaan pekerjaan tertentu. Dalam pelaksanaannya, kita lebih mementingkan diri, kelompok, dan golongan sendiri. Dengan cara ini, kita menggunakan uang bukan untuk kepentingan bersama. Tapi sekedar memenuhi kebutuhan golongan, kelompok sendiri. Kita masih dikuasai ego. Akhirnya kondisi orang lain menderita karena ulah kita dalam mengelola anggaran. Ini tentu tidak selaras dengan sifat alam semesta. Upayakan melaksanakan amanat demi kepentingan umum.
Dalam mengisap sari bunga, lebah madu membantu terjadinya penyerbukan. Semestinya kita melakukan hal yang sama dalam melaksanakan tugas atau pekerjaan. Orang lain juga merasakan manfaat ketika bekerja sama dengan kita. Janganlah orang lain menderita saat bekerja sama. Win Win solution.
Sifat lebah yang bermanfaat bagi bunga. Selain memperoleh sari bunga juga membantu terjadinya penyerbukan. Dengan kata lain, terjadi perkembangan biakan atau pertumbuhan dalam kehidupan tempat kita mencari harta.

3. Mengisap banyak namun tidak hanya digunakan untuk dirinya sendiri
Sifat lebah madu yang sangat mulia. Lebah madu mencari sari bunga sebanyak-banyaknya. Namun yang diperolehnya jauh melebihi dari apa yang dibutuhkan. Sehingga saat madu diambil oleh peternak lebah, ia sama sekali tidak dirugikan. Ia tahu bahwa sisa hasil pencahariannya atau perolehannya diambil orang. Dan ia membiarkan. Lebah madu tidak pernah melawan ketika hasil perolehan madunya diambil. Ia marah dan menyerang saat rumahnya diganggu.
Demikian juga hendaknya kita dalam menjalani kehidupan ini. Cari sebanyak-banyaknya dan berbagilah dengan sesama. Gunakan sesuai dengan kebutuhan dan sisanya berbagi dengan orang yang membutuhkan. Kita harus senantiasa mengingatkan diri bahwa harta dunia bisa menjadi jebakan bagi sang jiwa yang menghuni badan kita. Saat itulah kita hidup dalam neraka. Dalam penderitaan. Ulah kita sendiri. Bukan karena perbuatan orang lain.

Salam belajar dan berbagi...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar