Gampang mengucapkan, sangat sulit melakukan. Tapi bukan tidak mungkin..... Mungkin kebanyakan orang agak bingung membedakan antara cerdas dan pintar/pandai. Bagi saya seseorang dikatakan cerdas jika ia mampu bertindak secara tepat. Mengapa mesti bertindak secara tepat bukan benar? Kebenaran sangat tergantung dengan personalnya. Namun bukan yang disebut kebenaran mutlak. Inipun jika orang sudah memahami esensi kehidupan. Suatu tindakan yang tepat sangat dipengaruhi keadaan saat itu. Misal, seseorang dikatakan benar dalam melakukan pembunuhan jika ia berprofesi sebagai tentara dan saat ia melakukan pembunuhan dalam suasana peperangan. Namun jika seseorang melakukan pembunuhan dengan alasan membela agama, ini tidak tepat. Karena agama tidak mengajarkan hal itu, pembunuhan. Yang diajarkan adalah mengasihi sesama dan memelihara kehidupan. Seseorang yang berprofesi sebagai tentara memiliki tugas membela negara. Dan untuk itu ia tidak memiliki pilihan lain kecuali berperang di sa...
Lebah madu mengajari paling tidak 3 kebijakan untuk menjalani kehidupan. ke 3 hal ini jika kita terapkan dalam kehidupan akan bisa menunjang keselarasan hidup dengan semesta. Inilah cara kehidupan yang tepat. 3 hal yang dilakukan lebah madu: 1. Memilih dalam melakukan sesuatu saat mencari makanan. Saat lebah madu mencari makanan, ia memilih bunga yang akan menghasilkan madu yang baik. Demikian juga seharusnya kita. Carilah makanan yang bermanfaat bagi jiwa kita. Bukan sekedar bermanfaat bagi kenyamanan badan. Bukan kah aku ini bukan sekedar badan? Aku adalah jiwa yang mulia dan memuliakan. Saat mengkonsumsi makanan pun kita mesti memikirkan, apakah makanan ini menunjang peningkatan evolusi jiwa atau hanya sekedar untuk kenyamanan badan atau lidah. Keberadaan kita di dunia mesti ada tujuan dan maksudnya. Makan untuk hidup BUKAN hidup untuk makan. Pepatah inilah yang mesti kita ingat. Sehingga saat mencari rejeki atau uang, lakukan dengan cara yang memuliakan jiwa. Istilah k...